Detail Berita

Beranda / Berita / Detail Berita

Kombel SMAN 1 Terara Berbagi Tantangan Dan Parktik

Kamis, 12 Maret 2026 23:45 WIB 0 Komentar 1

Lotim,humsmantra-Komunitas belajar SMAN 1 Terara digelar kembali dilangsungkan di ruang guru.Kesempatan ini, kombel membahas tentang peningkatan rapor mutu pendidikan SMAN 1 Terara,instrumen penilaian kinerja periode 2026  dan pengisian rencana observasi di ruang GTK. Kamis,(12/3/26)

Kepala sekolah SMAN 1 Terara Halid,S.Pd., dalam sambutanya menyampaikan hasil analisis rapor pendidikan SMAN 1 Terara. Berdasarkan hasil analisis, ia menyatakan ada beberapa penurunan terjadi pada rapor mutu pendidikan, diantaranya; evaluasi dan refleksi isi teks, numerasi, iklim kebinekaan, karakter, dan indikator lainnya.

Halid menegaskan bahwa berdasarkan hasil analisis dan terjadinya penurunan pada rapor mutu pendidikan beberapa indikator telah disebutkan.Ia menyatakan berapa hari yang lalu sudah melakukan diskusi bersama tim menajemen untuk meluruskan langkah-langkah harus diambil dan dikerjakan secara bersama, supaya indikator-indikator yang mengalami penurunan bisa meningkat kembali. Ujarnya.

Tak hanya itu, Halid juga menyampaikan dalam waktu dekat akan meluncurkan aplikasi absensi siswa scan QR sebelum melaksanakan salat dhuha dan salat zuhur. Kebijakan ini diambil untuk memudahkan dalam mendata siswa. Tegas Halid dalam membuka kegiatankombel.Rabu,( 11/3/26) kemarin.

Sementara, Baiq Hj Marlia Sofiani, S.Pd., selaku  ketua kombel dan tim PKG menjelaskan tentang instrumen penilaian predikat kinerja guru priode Januari s.d. Desember 2026. Setiap instrumen penilaian memiliki indikator  dan skor penilaian masing-masing yang harus Bapak/Ibu guru pilih.

Instrumen ini dibuat oleh tim PKG bertujuan untuk memudahkan melakukan penilaian berdasarkan indikator yang telah dipilih masing-masing guru. Adapun instrumen penilaian predikat kinerja guru sebagai berikaut.

Pelaksanaan tugas pokok dan praktik kinerja dengan bobot skor 60% terdiri empat indikator, diantaranya; Mengumpulkan RRP/Modul ajar, mengumpulkan dokumen asesmen ( daftar hadir, nilai, dan LKPD), bukti dukung tugas tambahan ( program kerja dan laporan kegiatan), dan menerapkan komponen-komponen RPP/Modul Ajar yang sudah disusun dan mengintegrasikan dengan indikator aktivitas interaktif dalam proses pembelajaran di kelas.  

Pengembangan kompetensi dengan bobot skor 5% terdiri empat idikator, diantaranya; Dokumen bukti dukung pelatihan, seperti seminar, diklat, dan workshop. Mengimplementasikan pengetahuan baru yang dimiliki dalam proses pembelajaran di kelas untuk mencapai tujuan pembelajaran. Berbagi praktik baik dalam proses pembelajaran. Kreatif dan inovatif dalam memajukan sekolah. tidak hanya itu, instrument terakhir yakni prilaku kinerja dengan bobot skor 35% terdiri dari tiga indikator, diantaranya; disiplin dan keteladanan, komitmen dan budaya sekolah, pelayanan tanpa diskriminasi.

Lebih lanjut, Baiq Hj Marlia Sofiani setelah menjelaskan istrumen penilaian kinerja di atas. Ia langsung mendampingi Bapak/Ibu guru dalam pengisian prencanaan observasi di ruang GTK kurang lebih selama satu jam.


Bagikan ke:

Apa Reaksi Anda?

0


Komentar (0)

Tambah Komentar

Agenda Terbaru
Prestasi Terbaru